Pernik Dunia Buku
 

Teori Sosial: Proses Islamisasi dalam Sistem Ilmu Pengetahuan

Merek: Kaukaba
Kode Produk: Referensi
Point Reward: 0
Ketersediaan: Tersedia
Harga: Rp35.000 Rp26.250
Jml:  Beli
   - ATAU -   

 

Teori Sosial: Proses Islamisasi dalam Sistem Ilmu Pengetahuan
Penulis: Imam B Jauhari
Penerbit: STAIN Jember Press – Kaukaba, Yogyakarta
Cetakan: Pertama, November 2011
Tebal: 328 halaman
ISBN: 978-602-8716-25-3
 
Menjelang akhir abad ke-20 ini muncul kesadaran di kalangan ilmuwan Muslim tentang pentingnya membangun basis teoritik dengan sentuhan nilai-nilai teologis yang berorientasi pada religusitas dan spritulitas. Kedasaran ini muncul karena mengingat ilmu pengetahuan modern (Barat) yang berparadigma sekuler, terpisah dari nilai-nilai teologis, menempatkan alam dan manusia hanya sebagai material dan insidental yang eksis tanpa intervensi Tuhan. Selain itu, sains modern (Barat) tidak lagi mampu memahami sistem kebudayaan non-Barat, termasuk kebudayaan Islam. Cara pandang Barat yang imperialisme tersebut diabadikan melalui infiltrasi pengetahuan modern (Barat); mengklasifikasikan dan mempresentasikan dengan segala macam cara Barat, lalu lewat kacamata Barat dikembalikan kepada bangsa terjajah.
 
Karenanya, kontribusi Islam tidak bisa diabaikan begitu saja dalam sejarah perkembangan sain modern (Barat) saat ini yang menurut penulis buku ini memiliki kelemahan secara teoritis. Tidak memadainya basis teoritik dan bias perspektif dalam sains moder (Barat) menjadi dasar argumen dalam buku ini. Pertama, tradisi sains modern (Barat) diklaim sebagai produk masyarakat Barat an sich, sehingga kontribusi Islam ”disembunyikan” dari gagasan-gagasan yang menjadi mata rantai ilmuwan zaman Yunani dengan zaman modern. Produk sains modern sekarang ini lebih sebagai produk rekayasa atau produk kesengajaan Barat yang banyak terkait dengan aspek-aspek politik. Kedua, dengan demikian muncul bias perspektif yang memposisikan masyarakat Islam (sebagai terjajah) yang ”mengubur” gagasan-gagasan besar tentang alam dan manusia, seperti yang dilakukan Ibnu Khaldun. Ketiga, akibatnya kemudian, Barat menolak kemungkinan kontribusi Islam dalam perkembangan sains modern (Barat) dengan menyangkal validitas kliam Islam atas eksistensi, hak menentukan nasib sendiri, melestarikan bahasa dan berbagai bentuk pengetahuan sosial dan kultural, kekayaan alam dan sistem kehidupan dalam lingkungan masyarakat Islam.
 
Oleh karena itu, buku ini hadir untuk mengupas berbagai kelemahan basis teoritik sains Barat, terutama dalam bidang sosial dan budaya. Karena adanya tujuan tertentu yang ingin dicapai penulis, patutlah kiranya kita apresiasi kehadiran buku ini, meski buku yang sejenis sudah pernah ada. Selamat membaca!
 

Tulis review

Nama Anda:


Review Anda: Note: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Bagus

Masukkan kode verifikasi berikut:



Taman Litera © 2018 | Designed By Hekimabi