Pernik Dunia Buku
 

Spiritualitas Kematian: Meraih Hidup Indah dan Husnul Khatimah

Merek: Kaukaba
Kode Produk: Inspirasi
Point Reward: 0
Ketersediaan: Tersedia
Harga: Rp28.000 Rp21.000

100 atau lebih Rp21.000
Jml:  Beli
   - ATAU -   

 

Spiritualitas Kematian: Meraih Hidup Indah dan Husnul Khatimah
Penulis           : Dr. Abdul Mustaqim
Pengantar     : Prof. Dr. Komaruddin Hidayat
Penerbit         : Kaukaba, Yogyakarta; 
Cetakan: Pertama, April 2011
Tebal              : x + 150 halaman
 
“Ketika aku meneliti rahasia kehidupan, kutemukan maut, dan ketika kutemukan maut, kutemukan sesudahnya kehidupan abadi. Karena itu, kita harus prihatin dengan kehidupan dan bergembira dengan kematian karena kita hidup untuk mati dan mati untuk hidup.”
 
Begitulah ucapan Socrates yang dikutip Abu al-Fatih Muhammad asy-Syahrastani (w. 1153 M) dalam buku al-Milal wa an-Nihal. Bagi siapapun, membayangkan kematian tetap merupakan peristiwa dahsyat yang amat berpengaruh terhadap kehidupan seseorang. Secara lahiriah, kematian adalah  bencana yang memutus dan mengakhiri kehidupan. Kita tidak tahu apa yang terjadi setelahnya kecuali jasadnya akan menyatu dengan tanah. Dari tanah kembali ke tanah. Melihat kenyataan ini maka ada sekelompok orang berpegang prinsip aji mumpung. Mumpung masih hidup, mari kita nikmati manisnya dunia dengan cara apapun..
 
Ada pula sekelompok orang yang berpandangan sebaliknya. Mumpung masih diberi anugerah umur, mari kita memperbanyak tabungan amal saleh. Hidup di dunia hyanya sementara. Urip mung mampir ngombe, kata orang Jawa. Hidup tak lebih sekadar rehat sejenak untuk minum. Dunia hanya tempat transit untuk meneruskan kehidupan lebih lanjut. Akhiratlah terminal akhir manusia. Karena itu, mereka memilih laku spiritual dengan menjauhi segala tipu daya dan kenikmatan dunia demi mengejar kebahagiaan hakiki setelah kematian.
 

Tulis review

Nama Anda:


Review Anda: Note: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Bagus

Masukkan kode verifikasi berikut:



Taman Litera © 2018 | Designed By Hekimabi